Pesantren Albidayah

Deskripsi dan Potensi Pesantren Albidayah

Posted on 20 December 2008. Filed under: Pesantren Albidayah |

I. LATAR BELAKANG

Pondok Pesantren merupakan salah satu bentuk pendidikan yang tertua di Indonesia dan perlu dipelihara kelestariannya dalam rangka upaya mencerdaskan bangsa. Pesantren Albidayah Cangkorah Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat adalah salah satu Pondok Pesantren yang memiliki fungsi tersebut.

Pondok pesantren Albidayah didirikan oleh K.H. Muhammad Asy’arie pada tahun 1907 walaupun pada saat itu masih dalam keadaan yang sangat sederhana. Diawali dengan sebuah mesjid yang sekaligus menjadi tempat belajar dan menginap santri-santrinya yang berdatangan dari kampung-kampung di sekitar pesantren, ditambah dengan rumah tempat kediaman kiyai.

Setelah K.H. Muhammad Asy’arie wafat pada tahun 1959, maka tongkat kepemimpinan pesantren pun diserahkan dan diteruskan kepada salah seorang putranya yaitu K.H. Muhammad Sirodj. Saat kepemimpinan beliau ini, pesantren mulai menampakkan kemajuannya. Santri-santri mulai berdatangan dari luar kawasan Bandung. Bahkan pada tahun 1970 berdirilah lembaga pendidikan formal yaitu Sekolah Persiapan Institut Agama Islam Negeri (SP-IAIN) yang kemudian atas kebijakan dari pemerintah, lembaga itu diganti menjadi Madrasah Aliyah (MA).

Setelah melakukan berbagai pembenahan yang sangat berarti bagi masa depan pesantren Albidayah ini, akhirnya beberapa tahun kemudian K.H. Muhammad Sirodj wafat, tepatnya pada hari Sabtu, 28 Oktober 1989/28 Rabi’ul Awwal 1409 H. Dengan demikian posisi kepemimpinan Pesantren Albidayah diteruskan oleh salah seorang putra almarhum, yaitu K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj, sampai sekarang.

II. LOKASI

Pondok Pesantren Albidayah terletak di Jalan Raya Batujajar No. 01 Desa Giriasih RT 03 RW 08 Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat Kode Pos 40561, Telepon/Faksimili (022) 6866134.

III. LEMBAGA PENDIDIKAN

Setelah melalui berbagai pembenahan di berbagai faktor, maka sampai saat ini Pesantren Albidayah telah memiliki 4 (empat) lembaga pendidikan formal, yaitu:

  1. Madrasah Tsanawiyah (MTs) 475 orang
  2. Madrasah Tsanawiyah Terpadu (MTsT) 130 orang
  3. Sekolah Menengah Atas (SMA) 348 orang
  4. Madrasah Aliyah (MA) 112 orang

Total 1065 Orang

Dari ketiga unit lembaga pendidikan formal tersebut, hanya Madarasah Tsanawiyah Terpadu (MTsT) dan Madrasah Aliyah (MA) yang mewajibkan siswa-siswinya untuk menetap di pondok pesantren. Sedangkan siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), sebagian tinggal di pesantren dan sebagian lagi tidak. Meskipun demikian, dari sekian banyak siswa-siswi yang terdaftar di lembaga pendidikan formal tersebut, terdapat 257 orang (24%) yang menetap di pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan informalnya.

Adapun perincian santri-santriyah Pondok Pesantren Albidayah adalah:

  1. Putra 98 orang
  2. Putri 159 orang

Total 257 orang

Sebagai lembaga pendidikan keagamaan, pondok pesantren Albidayah tidak hanya mengadakan pengajian rutin dalam mengkaji berbagai kitab kuning dalam disiplin ilmu Tauhid, Aqidah Akhlak, Nahwu Sharaf, Tafsir Al-Qur’an, Ilmu Hadits dan sebagainya bagi santri-santrinya, tapi juga menggelar beberapa aktivitas lain yang derivatif dan relevan dengan dunia pendidikan yang berbasis keagamaan. Adapun beberapa aktivitas khusus yang diselenggarakan oleh para santri adalah:

  1. Pelatihan retorika Setiap malam Ahad
  2. Pelatihan puisi dan teater Setiap malam Ahad
  3. Pementasan qasidah rebana Setiap malam Ahad
  4. Pementasan sholawat, hadroh dan marawis Setiap malam Ahad
  5. Pelatihan nazhmah tilawah Al-Qur’an Setiap malam Sabtu
  6. Pembacaan maulid Barzanji Setiap malam Senin
  7. Pembacaan aurad khusus Setiap malam Jum’at
  8. Kerja bakti Setiap hari Ahad
  9. Pelatihan kaligrafi arab Setiap hari Jum’at
  10. Tahfizh Juz ‘Amma Setiap hari
  11. Latihan Pramuka Setiap hari Jum’at

Selain kegiatan-kegiatan di atas yang digelar oleh para santri, pesantren Albidayah pun masih mengadakan kegiatan lain yang berkaitan dengan masyarakat di sekitarnya, diantaranya:

1. Majelis Ta’lim
Pengajian umum ini digelar setiap hari Sabtu antara pukul 06.00 WIB s/d 10.00 WIB. Pengajian tersebut diikuti oleh 4500 s/d 5000 orang jema’ah yang berdatangan dari kawasan Bandung, Banten, DKI Jakarta dan berbagai kawasan lain di Jawa Barat. Dalam pengajian ini disajikan materi tata cara hukum Islam (fiqh), akhlaq al-karimah (tashawwuf) dan aqidah.

2. Manasik Haji
Bimbingan ini digelar setiap hari Ahad antara pukul 07.30 WIB s/d 10.00 WIB. Bimbingan haji yang telah digelar sejak akhir tahun 80-an tersebut, pada tiap tahunnya diikuti oleh 150 s/d 250 orang calon jema’ah haji.

3. Istighatsah
Pembacaan aurad dan do’a-do’a ini diadakan pada tiap malam Sabtu Kliwon (dalam penanggalan Jawa). Acara tersebut hanya diikuti oleh beberapa orang dari para alim ulama tertentu saja.

4. Ziyarah
Kegiatan ziyarah ini diselenggarakan pada bulan Rabi’ul Awwal di tiap tahunnya. Adapun tujuan ziarah telah ditetapkan ke kawasan Demak Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diikuti oleh 300 s/d 400 orang.

IV. LUAS AREAL

Pondok pesantren Albidayah menempati areal seluas 15.000 m2 yang merupakan tanah wakaf. Sebagian sumbangan dari pendiri, sebagian lagi dari pimpinan pesantren.

V. KUNJUNGAN-KUNJUNGAN

Meskipun pesantren Albidayah masih memiliki kekurangan di bidang infra-struktur, tapi beberapa jalinan kerjasama pernah disepakati, bahkan menerima kunjungan istimewa dari berbagai tokoh nasional dan internasional. Diantaranya:

  1. Kunjungan Khalifah Thariqah Naqsyabandy se-Dunia, al-Syaikh Hisyam al-Kabbani dari New York AS dalam rangka silaturahmi. Namun setelah kunjungan itu, beliau mengundang qari-qari dari Pesantren Albidayah untuk hadir dalam Konferensi Umat Islam se-Dunia yang diadakan pada tahun 2000 di New York Amerika Serikat dan membacakan al-Qur’an serta shalawat sebagai perwakilan dari Indonesia.
  2. Kunjungan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Dr. Mochammad AS. Hikam, Ph. D bersama pejabat di Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) yang kemudian merintis bantuan kerjasama kepada pesantren berupa peralatan pertanian dan perairan modern serta upaya peningkatan SDM masyarakat sekitar pesantren dalam bidang pengembangan hasil pertanian dan peternakan.
  3. Kunjungan Rais ‘Aam Jamiyyah Thariqah al-Mu’tabarrah, al-Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan bersama rombongan untuk memimpin istighatsah di pesantren Albidayah
  4. Kunjungan Ketua Umum Gerakan Pemuda ANSOR, H. Saifullah Yusuf dalam rangka pembukaan pelatihan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) yang diselenggarakan di Pesantren Albidayah
  5. Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Republik Indonesia, H.Yusuf Kalla dalam rangka kunjungan kerja silaturahmi dan dialog mengenai peran serta pesantren dalam pembangunan pedesaan di Propinsi Jawa Barat.
  6. Kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Said Aqil Hussein al-Munawwar, MA dalam rangka kunjungan kerja, silaturrahmi dan dialog mengenai pola pendidikan di pondok pesantren.

Pondok Pesantren Albidayah Cangkorah
Pimpinan,

K.H. Yayat Ruhiyat Sirodj

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Hello world!

Posted on 20 December 2008. Filed under: Pesantren Albidayah |

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Read Full Post | Make a Comment ( 1 so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.